Lapor-Book
Ringkasan / Sinopsis
Bisnis fashion merupakan salah satu bisnis yang tidak ada matinya. Menjadi seorang fashion designer bisa merancang tren model yang baru. Ada banyak alasan mengapa menjadi fashion designer itu menyenangkan. Rancangan para designer bisa saja sampai puluhan juta rupiah masuk ke dalam kantong untuk satu helai baju. Profesi ini memberikan kesempatan kepada seseorang untuk terus mengeksplor kreativitas, melakukan eksperimen menggunakan berbagai material, dan merasakan kepuasan batin. Menggambar rancangan busana juga harus ada penambahan detail, apalagi yang rumit. Proses menggambar rancangan busana harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati. Selain itu, juga harus menguasai keterampilan dan pengetahuan, seperti mengenal warna, mengerti serat/tekstil, mengenal bentuk tubuh, memahami beragam material busana, serta menguasai pola jahit. Pengetahuan ini dibutuhkan untuk dapat menghasilkan rancangan yang memenuhi unsur estetika. Seorang perancang busana harus mengetahui perkembangan dari waktu ke waktu, karena tren fashion selalu berubah dan pada periode tertentu akan berulang. Selain itu, juga harus mampu menganalisis tren fashion. Kemudian, menggunakan pengetahuan dan kemampuannya untuk menghasilkan rancangan yang bakal diterima oleh pasar. Seorang fashion designer ialah yang menciptakan tren, bukan mengikuti tren. Memiliki spesialisasi juga sangat penting bagi fashion designer. Dengan ini ia akan mudah mengembangkan kemampuan merancang. Fashion designer juga harus memiliki wawasan yang luas tentang ekonomi dan bisnis. Untuk menghasilkan rancangan yang unik dan artistik, fashion designer harus berjiwa kreatif. Kreativitas harus selalu diasah dan ditingkatkan dengan berbagai cara. Selain kreatif, juga harus memiliki ketelitian yang tidak tertandingi. Rancangan yang bagus lahir dengan memperhatikan detail, seperti bahan, warna, hingga struktur produk fashion. Untuk menguasai keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan, dapat belajar secara formal di sekolah model, kuliah, atau kursus yang berhubungan erat dengan dunia fashion. Seorang fashion designer dapat pula mengasah kemampuan dan menguji karyanya dengan mengikuti kompetisi model. Saat mengikuti ajang kompetisi peragaan busana atau exbihition ini merupakan saat yang tepat bagi seorang perancang untuk mengenalkan dan "menjual" rancangan kepada khalayak.
Nilai Moral / Pelajaran
Karena saya suka menggambar dan mendesain baju, saya akan terus berusaha mengembangkan kreativitas saya dalam merancang. Dimulai dari hal kecil, yaitu merancang kemeja, rok, celana, atau gamis dari rancangan saya sendiri. Meskipun hanya masih bisa merancang, setidaknya hal dasarnya sudah saya pelajari, tinggal mempelajari cara membuat detailnya dan menguasai keterampilannya dan pengetahuan lainnya. Dengan menguasai ini, saya akan membuat tren, bukan mengikuti tren.
Kesan dan Pesan
Kesan:
Menurut saya, buku ini seru dan menambah wawasan tentang dunia fashion. Setelah membaca rangkuman ini, saya jadi tahu kalau menjadi fashion designer itu bukan cuma soal menggambar baju, tapi juga harus kreatif, teliti, dan mengikuti perkembangan tren. Buku ini juga bikin saya sadar kalau di balik desain pakaian yang bagus ada proses yang tidak mudah.
Pesan:
Kita harus terus mengembangkan kreativitas dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Kalau ingin sukses, kita harus mau belajar, bekerja keras, dan berani menunjukkan hasil karya kita kepada orang lain. Selain itu, jangan cuma ikut tren, tapi cobalah untuk membuat sesuatu yang baru dan unik.